Rabu, 11 Agustus 2010

Penenangan Diri Yang Murah Dengan Garam

Peserta pelatihan selalu ingin tahu dan tertarik apa saja yang dilakukan oleh si Pembicara dalam hidupnya. Ya, begitulah resiko menjadi Pembicara, karena banyak bicara he..he.. Sehingga kadang banyak pertanyaan yang (awalnya menurut saya) aneh namun sebetulnya sangat baik dan tanpa disadari pertanyaan tersebut sangat berguna untuk kita. Karena kadang saya sendiri tidak menyadari sudah melakukan sesuatu hal yang baik untuk diri sendiri sampai ada yang bertanya kepada saya.

Misalnya seminggu yang lalu ada seorang wartawan bertanya pada saya: “Dalam 5 tahun karir Anda sebagai Motivator yang sudah bicara lebih dari 600 kelas, apakah Anda pernah sakit? Apakah Anda pernah berobat? Kalau tidak, bagaimana Anda menyembuhkan diri sendiri?”. Dalam hati saya menjawab: “Elo pikir gua Dewa kagak pernah sakit he..he..” Setelah berdiam diri sejenak, saya sharing pengalaman berikut dan saya berjanji untuk saya bagikan juga ke website ini www.PortalNLP.com agar banyak orang yang bisa memetik dari pengalaman pribadi ini.

Sekali lagi, teknik ini hanyalah sharing dari pengalaman pribadi saya dalam melakukan Self Healing. Pas dan cocok untuk saya, belum tentu pas dan cocok untuk Anda. Karena Unconcious manusia sangatlah unik dan bersifat pribadi, demikianpun cara komunikasi Unconcious Anda. Sungguh sangat unik dan luar biasa rahmat Allah ini.

A. Ide Pertama: MANDI GARAM

Kebiasaan saya Self Healing, khususnya setelah memberikan pelatihan adalah mandi air hangat (cenderung agak panas) dengan digosok atau diborehi garam ke seluruh tubuh, Teknik ini saya dapatkan dari seorang sahabat yang belajar dan menekuni penyembuhan diri melalui tenaga Prana sekitar 5 tahun lalu saat kami berangkat bersama ke Kuala Lumpur, Malaysia untuk belajar mengenai Bisnis & Uang. Sahabat yang sangat baik dan sangat perhatian pada saya ini bernama Bapak Bandono (almarhum). Beliau kebetulan sudah mendahului kita sekitar 2 tahun lalu. Tulisan ini saya dedikasikan untuk beliau yang saya hormati. Saya merasa sangat kehilangan beliau dan lucunya saya bertemu dengan orang yang mirip dengan beliau baik wajah dan tutur kata, sekarang menjadi sahabat saya yakni Bapak Krisnawan.

Berikut urutan kegiatannya:

1. Sirami tubuh dengan air hangat.

2. Borehi seluruh tubuh dengan garam, termasuk seluruh kulit kepala, baik juga borehi garam agak berlebih di ketiak dan dikempit.

3. Biarkan tubuh yang telah diborehi garam tersebut beberapa menit. Biasanya saya gunakan waktu tersebut untuk berdiam diri bermeditasi sejenak untuk merasakan kondisi seluruh bagian tubuh saat itu dari ujung kepala sampai ke ujung kaki. Kadang saya bersikat gigi, buang air besar, membaca atau mendengarkan 1 atau 2 buah lagu.

4. Bilas seluruh tubuh dengan air hangat sampai bersih.

5. Setelah itu, silahkan ber-shampoo dan bersabun ria.

Catatan:

- Saya biasanya hanya gunakan garam dapur yang agak kasar berwarna putih gading, biasanya disebut garam kampung. Maklum deh buat saya Bath Salt mahal boooh, walau wangi sih. Namun, sekali-sekali masih okelah gunakan Bath Salt.

- Sambil mandi garam, baik sekali kalau Anda melakukan Unconcious Dialog sebagaimana yang disampaikan berikut ini.

- Setelah mandi garam dan Anda mau langsung tidur malam, baik sekali gunakan wangi-wangian yang terbuat dari bahan alami sebelum tidur, sangatlah membantu Self Healing saat Anda tidur.

B. Ide Kedua: UNCONCIOUS DIALOG

Bicara dengan Unconcious kita sendiri ini, ternyata sering saya lakukan sebelum mendapat latihan ini saat saya ikut kelas NLP Trainer di NLP Academy London, Maret 2006 bersama DR John Grinder, Carmen Bostic & Michael Caroll. Saat itu saya dipandu oleh salah seorang Coach dari Amerika untuk berdialog dengan Unconcious saya apa yang dibutuhkan diri saya selama belajar di London yang sangat dingin saat itu. Setelah sesi selesai, ternyata badan saya menjadi hangat bahkan berkeringat. Lucunya, selama pelatihan berlangsung saya hanya menggunakan kaos lengan pendek sebagaimana layaknya orang bule. Rupanya saya pernah berkata dalam hati: “I am a Londoner, I am a Londoner” saat kedinginan keluar dari bandara Heathrow, London.

Bagaimana melakukan Unconsious Dialog?

Kunci awal yang sangat penting dalam Self Healing dengan cara Unconcious Dialog ini adalah Anda harus bisa dulu menerima diri Anda apa adanya. Terimalah (menurut versi Anda bukan menurut versi Sang Pencipta) kekurangan diri Anda dengan ikhlas. Syukuri dan sayangi diri Anda luar dalam…

Salah satu ide caranya adalah sbb:

1. Tenangkan diri Anda.

2. Masuk dalam suasana hening sampai terasa sangat nyaman.

3. Lakukan Unconcious Dialog dalam hati, katakan dengan sangat perlahan dan dalam tempo yang sangat lambat, kata-kata berikut ini (boleh diganti atau disesuaikan dengan keyakinan Anda):

“Aku adalah Aku”

“Aku menerima diriku apa adanya dengan ikhlas”

“Aku menerima…” (sebutkan, bayangkan atau rasakan bagian-bagian tubuh dari ujung kepala sampai ujung kaki, baik yang terlihat maupun yang ada di dalam diri Anda. Contoh: “Aku menerima mataku apa adanya dengan ikhlas”)

Catatan: Jika Anda merasa masih belum nyaman untuk menerima diri Anda apa adanya, maka ulangi lagi dari langkah nomor 1. Tidak perlu terburu-buru, karena waktu adalah milik Anda.

“Aku adalah Aku”

“Aku mensyukuri diriku apa adanya dengan ikhlas”

“Aku mensyukuri…” (ikuti contoh diatas)

Catatan: Jika Anda merasa masih belum bisa mensyukuri diri Anda apa adanya, maka ulangi lagi dari langkah nomor 1.

“Aku adalah Aku”

“Aku menyayangi diriku apa adanya dengan ikhlas”

“Aku menyayangi…” (ikuti contoh diatas)

Catatan: Jika Anda merasa masih belum bisa menyayangi diri Anda apa adanya, maka ulangi lagi dari langkah nomor 1. Tidak ada kata salah atau benar dalam melakukan latihan ini, Anda hanya belum terbiasa saja.

Setelah Anda bisa menerima diri Anda dengan ikhlas, maka Self Healing berikutnya akan menjadi sangat mudah dan menyenangkan. Mengapa? Karena sederhana dan ampuh, juga sangat murah karena tidak perlu berobat kemana-mana. Anda adalah dokter untuk diri Anda sendiri dan diri Anda adalah apotik yang luar biasa obatnya.

C. Ide Ketiga: UNCONCIOUS DIALOG untuk Self Healing

Contoh 1: Tangan Kiri kena minyak panas mendidih

Sekitar 10 tahun lalu, saat mau menumis masakan dan karena kekeliruan menaruh minyak panas yang mendidih ke mangkuk dan mau saya ambil sedikit dengan mengangkat pakai tangan kanan, maka tersiramlah seluruh tangan kiri sampai seluruh jari terasa panas sekali dan matang seperti udang rebus dan tidak bisa digerakkan. Saya teringat teknik Meditasi yang saya pernah latih jika saya mengalami sakit kepala. Saya tenangkan diri dan terus menikmati saja rasa sakit yang luar biasa tersebut.

Terus berikutnya saya hanya obati tangan kiri saya tersebut dengan foam Body Lotion dan saya terus ber-meditasi sambil mengatakan dalam diri: “Terima kasih Tuhan atas kejadian ini, pasti ada hikmahnya. Aku bersyukur proses penyembuhan sedang terus terjadi.” sambil saya terus menikmati rasa sakit tersebut.

Dalam beberapa minggu berikutnya tangan kiri saya tersebut sembuh total tanpa luka bakar sedikitpun. Kata kuncinya; Menikmati rasa sakit.

Contoh 2: Jempol kiri digigit kucing sampai bolong 3 lobang

Saat Jakarta banjir bulan Februari 2007 yang lalu, saya membantu teman-teman untuk keluar dari lokasi banjir dan kami ketemu kucing yang kedinginan dan terjebak banjir. Karena kasihan melihat kucing tersebut, saya berinisiatif mengangkat dia pindah ke posisi yang lebih tinggi. Saya pegang kucing tersebut dan karena dia ketakutan, dia tetap bertahan dengan mencekal makin kuat tempat dia berdiri, karena saya agak memaksa, akhirnya dia menggigit jempol kiri saya dengan 4 lobang gigitan yang menembus daging jempol kiri saya, bahkan sampai menusuk ke tulang jempol kiri. Sungguh sakitnya luar biasa, saya diam bertahan dan kucing tersebut akhirnya melepaskan gigitannya. Karena tidak berhasil memindahkannya, kamipun meninggalkan kucing tersebut.

Bagaimana saya melakukan Self Healing untuk hal ini?

1. Saya siapkan air hangat agak panas segelas diaduk dengan 2-3 sendok makan garam dapur.

2. Saya rendam jempol kiri bekas gigitan kucing tadi ke dalam gelas tersebut, sakitnya luar biasa, namun kuncinya tenangkan diri dan nikmati rasa sakit tersebut.

3. Lalu, saya katakan dalam hati pada Unconcious Anda: “Maaf, maaf dan maaf atas kelalaian tadi” lalu diam dan saya petik hikmah atas kejadian tersebut, lalu ucapkan “Terima kasih” ke dalam diri. Dan, mohon kepada Unconcious jalan terbaik untuk penyembuhan ini sesuai dengan waktunya.

Catatan: Bisa Anda lakukan berulang-ulang sampai sembuh, cari cara yang pas untuk Anda. Untuk saya, ternyata hanya dalam 2-3 hari berikutnya luka gigitan kucing di jempol kiri tersebut sembuh total.

D. Ide Keempat: UNCONCIOUS DIALOG untuk Menjaga Kesehatan

1. Pijat sendiri atau saat dipijat oleh ahli pijat khususnya dibagian tubuh yang sedang terasa tidak nyaman, lelah atau sakit, katakan dalam hati dengan tulus permohonan maaf pada bagian tersebut dan ucapkan terima kasih atas usahanya selama ini. Mohon pada Unconcious Anda cara terbaik untuk penyembuhannya dalam waktunya sendiri. Kata kuncinya adalah “Maaf dan Terima kasih”.

2. Wangi-wangian dengan aroma alami atau aroma terapi dapat membantu Anda melakukan Self Healing ataupun Menjaga Kesehatan dengan ide cara sbb: Cari tempat yang tenang dan nyaman, aktifkan wangi-wangian yang Anda rasa pas & cocok untuk suasana hati Anda saat itu. Paling baik juga suasana di alam terbuka. Pilih posisi tubuh yang nyaman, boleh duduk bersila, bersujud ataupun tiduran. Saat diri Anda terasa sangat nyaman, rasakan atau bayangkan aliran wangian tersebut mengalir membersihkan tubuh Anda dari kepala sampai ke ujung kaki dan menyembuhkan diri Anda dari segala penyakit.

3. Dengarkan musik lembut sambil merasakan penyembuhan dalam diri sedang terjadi. Fokuskan perhatian penyembuhan pada bagian tubuh yang sedang sakit atau lelah. Catatan: musik bisa apa saja, ternasuk rekaman Mengaji (misal CD rekaman Teh Ninih atau Muhtalib Tjiu membaca ayat-ayat Al”Quran), lagu Alhamdulillah dari Opick, CD Mantra-mantra Buddha seperti Om Mani Padme Hum, CD lagu puji-pujian Kristiani atau CD Doa-doa Taize. Atau Anda sendirilah yang bernyanyi, boleh juga bergumam lembut perlahan.

4. Kebiasaan rutin lainnya adalah:

- Sejak SMP (saya lupa dapat ide ini dari mana, kayaknya dari sebuah buku) saya sering berterima kasih pada seluruh bagian tubuh saya saat mandi walau kadang waktu mandi menjadi agak lama he..he.. Saya katakan dalam hati tentunya: “Terima kasih betisku yang telah menopang aku seharian ini, maaf ya kalau tadi sempat lupa diri sehingga membuatmu menjadi pegal” sambil saya memijat lembut dengan sabun,

- Juga saat mau tidur adalah saat yang terbaik untuk melakukan self healing dengan berdialog ke seluruh bagian tubuh, cukup katakan terima kasih dengan tulus saja dan terima diri kita apa adanya.

Demikian sharing pribadi ini dan semoga bermanfaat juga untuk Anda. Seperti biasa, jika teknik ini bermanfaat untuk Anda, mohon teknik ini dibagikan dan diajarkan ke orang lain juga agar banyak orang yang mendapat manfaat dari teknik ini. Dan pesan saya, agar tidak terima uang jika Anda mengajarkan terapi ini ke orang lain, lakukan saja dengan tulus dan biarlah Allah yang membalasnya. Segala pertanyaan dan kesan pesan, silahkan email ke: krishnamurti@indo.net.id atau via SMS ke 0816 1815 333.

Tabik sujud untuk Unconcious Anda,

Krishnamurti

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar